Langsung ke konten utama

UTS PERTANIAN PERKOTAAN

Nama : Dido Ari Widodo
NPM : 19025010025
Kelas : Agroteknologi A 2019

1. Tuliskan judul tugas terstruktur saudara dan berikan uraian singkat. 
Judul: Pemanfaatan Lahan Kosong, Teras Rumah dan Hobi Sebagai Contoh Penenrapan Pertanian Perkotaan.
Potensi lahan kosong di permukiman perkotaan sangat tinggi untuk dikembangkan secara produktif untuk mewujudkan lingkungan binaan yang berkelanjutan. Pada narasumber pertama yaitu pemilik Arafah Garden, yang berfokus pada penanaman buah tin. Kebun buah tin ini terletak diantara permukiman yang padat penduduk. Narasumber sendiri menerapkan pertanian perkotaan sebagai hobi, yang memberikan ide untuk mengelola lahan kosong yang berada di depan rumahnya.
Survey kedua dilakukan di suatu perkampungan yang memanfaatkan jalan perkampungan sebagai tempat hidroponik. Rata-rata disetiap rumah di kawasan perkampungn tersebut sudah menerapkan pertanian perkotaan dengan sistem hidroponik. Alasan kenapa dipilih hidroponik ialah karena hidroponik tidak membutuhkan media yang berat (tanah) dan dapat digunakan untuk mengisi waktu senggang tentu juga dapat meningkatkan nilai ekonomi kampung tersebut.
 Penerapan pertanian perkotaan bisa dilakukan di lahan manapun, seperti di teras rumah bisa dimanfaatkan sebagai hidroponik, atau lahan kosong di belakang rumah bisa dimanfaatkan sebagai penerapan pertanian perkotaan.

2. Tujuan Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah mempunyai fungsi ekologis, ekonomis dan estetika kawasan perkotaan. Jelaskan bagaimana mewujudkannya menurut saudara?
Jawaban:
Dengan kerjasama antara instasi pemerintahan dengan masyarakatnya. Tidak hanya satu tujuan, tetapi RTH diusahakan memiliki berbagai tujuan dan manfaat bagi manusia maupun alam/lingkungan sekitar. RTH juga mampu memberikan manfaat berupa ekonomi jika tanaman yang ditanam berupa tanaman yang memiliki nilai
ekonomi. Butuh kesaadaran masyarakatnya akan pentingnya kebutuhan RTH di setiap wilayah, dan juga kesadaaran akan pentingnya merawat RTH dengan demikian tujuan dari RTH bisa dicapai. Perlu juga diadakan penyuluhan kepada masyarakat tentang RTH agar masyarakat tidak bingung apa yang harus dilakukan dan bisa merencanakan apa yang akan dilakukan.
Banyak cara untuk mewujudkan RTH dengan fungsi ekologis, ekonomis dan estetika seperti melakukan penghijauan di suatu wilayah yang gersang dengan menanam tanaman yang memiliki nilai baik ekonomi maupun estetika, setelah dilakukan penghijauan, maka otomatis ekologi disekitarnya akan berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bisa juga dilakukan pemanfaatan lahan bekas bangunan yang sudah tidak terpakai menjadi sebuah taman yang memiliki nilai estetika, karena mengingat di kota-kota besar banyak bangunan yang terbengkalai dan tidak terurus.
3. Ruang Terbuka Hijau (RTH) menurut UU ditetapkan minimal 30% daari luas wilayah perkotaan, tetapi dalam kenyataannya sebagian besar RTH kawasan perkotaan kurang dari 30% luas wilayah perkotaan. Bagaimana pendapat anda?
Jawaban:
Tidak hanya tugas instasi pemerintahan, tetapi juga tanggung jawab masyrakat bersama. Karena dalam aturan jumlah luas minimum RTH di suatu wilayah kota, 20% adalah kontribusi masyarakat atau biasa disebut Ruang terbuka Hijau (RTH) privat berupa kebun, lahan atau halaman rumah/gedung yang dimiliki institusi tertentu atau perseorangan yang ditanami tumbuhan. Tentu tugas dari instasi pemerintahan juga untuk membantu menyadarkan masyarakan betapa pentingnya kebutuhan RTH ini. Jika suatu wilayah perkotaan memiliki luas RTH kurang dari 30% maka, harus ada upaya serius untuk mewujudkannya baik dari instasi pemerintahan maupun masyarakatnya.  Terdapat beberapa cara seperti menanam tanaman dia area kosong milik pemerintah dengan tanaman yang memilik nilai fungsi baik ekologis, ekonomis maupun estetika, memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar memanfaatkan halaman rumah/gedung untuk ditanami tanaman, membuat gerakan-gerakan penghijauan yang melibatkan masyarakat dan lain-lain. Dibutuhkan kontribusi dari seluruh komponen pemerintahan maupun masyarakat untuk mewujudkan 30% RTH dari total luas keseluruhan wilayah kota.

4. Kendala-kendala apa saja menurut saudara yang dihadapi dalam mengembangkan pertanian perkotaan di Indonesia. Bagaimana strategi dan solusi dalam mengembangkan pertanian perkotaan menurut anda?
Jawaban:
Memang dalam mengembangkan pertanian perkotaan memiliki banyak sekali kendala diantaranya: 1. Stigma masyarakat yang menganggap pertanian adalah suatu pekerjaan tradisional dengan menggunakan alat-alat konvensional, padahal di jaman sekarang pertanian mengalami suatu kemajuan yang lumayan signifikan mulai dari teknologi sampai teknik pelaksanaan. 2. Kurangnya antusias atau minat dari masyarakat untuk mewujudkan pertanian perkotaan karena dianggap repot dan ribet. Seperti penanaman yang memiliki teknik tersendiri hingga perlakuan khsusus setiap tanaman yang berbeda. 3. Sosialisasi atau penyuluhan dari dinas pertanian setempat yang kurang menjangkau seluruh komponen masyarakat. Seharusnya pemberian sosialisasi itu merata mulai dari masyarakat ekonomi rendah sampai ekonomi tinggi, anak-anak sampai dewasa, laki-laki maupun perempuan, muda hingga tua semua diberikan pemahaman yang sama. 4. Terlalu sibuk pekerjaan. Rata-rata penduduk di perkotaan merupakan pekerja yang sibuk dan sedikit memiliki waktu senggang sehingga tidak mempunyai waktu untuk menerapkan pertanian perkotaan. Pertanian perkotaan memang membutuhkan perawatan dan pemeliharaan tersendiri. 5. Keterbatasan lahan yang dimiliki juga menjadi kendala dalam mengembangkan pertanian perkotaan. Karena lahan atau area kosong menjadi poin penting dalam mengembangkan pertanian. Tidak semua orang memiliki cukup lahan untuk membangun pertanian.
Adapun strategi dan solusi untuk mengembangkan pertanian perkotaan adalah sebagai berikut; 1. Perlu adanya gerakan urban farming secara masal. Sebagian orang takut untuk memulai urban farming karena mungkin di daerah sekitar tempat tinggalnya urban farming masih dirasa asing. Maka dari itu dengan adanya gerakan urban farming secara masal diharapkan membantu orang-orang yang takut untuk memulai urban farming agar lebih percaya diri. Gerakan masal ini juga bertujuan untuk membangun budaya baru dalam masyarakat. 2. Membangun motivasi dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pertanian perkotaan. 3. Memberikan edukasi atau pelatihan kepada seluruh masyarakat, yang dengan
demikian diharapkan munculnya ketertarikan dalam setiap individu untuk memulai menerapkan pertanian perkotaan.

5. Sebutkan masing-masing 5 jenis tanaman atau pohon yang berfungsi sebagai
a. Peneduh: 1. Pohon Tanjung; 2. Ketapang Kencana; 3. Pohon Beringin; 4. Pohon trembesi; 5. Pohon Angsana
b. Penyerap polusi udara: 1. Bunga Lily; 2. Bambu Palm; 3. Tanaman Suji; 4. Tanaman Sri Rejeki; 5. Lidah Mertua
c. Peredam kebisingan: 1. Bambu Jepang; 2. Tanaman jati emas plus; 3. Pohon ulin; 4. Rumput; 5. Pohon akasia
d. Pemecah angin: 1. Cemara Udang; 2. Cemara angin; 3. Bambu; 4. Pohon tanjung; 5. Pohon angsana

6. Sebutkan jenis-jenis pohon atau tanaman untuk
a. Tanaman Lingkungan dan Tanaman Kota: 1. Tanaman cempaka; 2. Bunga anggrek; 3. Tanaman daun pucuk merah; 4. Bunga matahari; 5. Bambu kuning
b. Pengundang burung untuk hutan kota: 1. Pohon beringin; 2. Jambu air; 3. Kersen; 4. Heliconia sp.; 5. Pohon asam jawa
c. Sabuk hijau: 1. Cemara; 2. Bakau; 3. Bruguiera spp.; 4. Ceriops spp.; 5. Avicennia spp.
d. Peneduh jalan dan jalur pejalan kaki: 1. Trembesi; 2. Kiara payung; 3. Beringin; 4. Pohon akasia; 5. Pohon angsana.
e. RTH sempadan sungai: 1. Nyamplung; 2. Tanaman kenanga; 3. Tanaman kedidinding; 4. Tanaman bungur; 5. Flamboyan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemanfaatan Lahan Kosong, Teras Rumah Dan Hobi Sebagai Contoh Penerapan Pertanian Perkotaan. 1.Dido Ari Widodo (19025010025) 2. Nanda Defi Anita (19025010026) 3. Daffa Wildanu AP. (19025010027 )             A.     Pendahuluan Pertanian perkotaan sudah banyak dilakukan, dimana masyarakat baik perorangan maupun kelompok memiliki tujuan yang berbeda – beda mengapa menerapkan pertanian perkotaan. Banyak alasan yang masyarakat lontarkan mulai dari karena adanya lahan kosong, keadaan teras yang kosong atau pemanfaatan teras, hoby, mengembangkan ilmu, menambah pemasukan, sebagai kejaan sampingan, mempercantik teras dengan menanam bunga dalam bentuk hidroponik dan lain – lain. Siapappun warga kota bisa melakukan aktivitas pertanian kota. Aktivitas pertanian kota bisa dilakukan baik secara perseorangan maupun secara berkelompok. Secara perseorangan, ...

PENTINGNYA BELA NEGARA BAGI GENERASI MUDA

            Generasi muda saat ini harus dibekali tidak hanya pendidikan karakter, tapi juga semangat tentang nilai-nilai bela negara, sesuai amanat Inpres No.7 Tahun 2018 tentang RAN Bela Negara Tahun 2018-2019. Karena merekalah yang nantinya akan menjadi penerus bangsa ke depannya. Demikian pernyataan Deputi Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam, Arief P. Moekiyat dalam Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Kesadaran Bela Negara dengan tema “Konsepsi Internalisasi Nilai-Nilai Bela Negara di Lingkungan Pendidikan dan Pramuka” di Semarang, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019).           “Generasi muda ini harus kita bekali bukan saja pendidikan karakter tapi semangat bagaimana nilai-nilai bela negara, yaitu Cinta tanah air, Sadar berrbangsa dan bernegara, Setia kepada Ideologi Pancasila dan Rela Berkorban, harus betul-betul tertanam. Karena merekalah nanti yang akan menjadi generasi penerus kita, sehingga mereka har...