Pemanfaatan
Lahan Kosong, Teras Rumah Dan Hobi Sebagai Contoh Penerapan Pertanian
Perkotaan.
1.Dido Ari Widodo (19025010025)
2. Nanda Defi Anita (19025010026) 3. Daffa Wildanu AP.
(19025010027 )
A.
Pendahuluan
Pertanian
perkotaan sudah banyak dilakukan, dimana masyarakat baik perorangan maupun
kelompok memiliki tujuan yang berbeda – beda mengapa menerapkan pertanian
perkotaan. Banyak alasan yang masyarakat lontarkan mulai dari karena adanya
lahan kosong, keadaan teras yang kosong atau pemanfaatan teras, hoby,
mengembangkan ilmu, menambah pemasukan, sebagai kejaan sampingan, mempercantik
teras dengan menanam bunga dalam bentuk hidroponik dan lain – lain. Siapappun
warga kota bisa melakukan aktivitas pertanian kota. Aktivitas pertanian kota
bisa dilakukan baik secara perseorangan maupun secara berkelompok. Secara
perseorangan, pertanian kota dapat dilakukan dengan memanfaatkan
pekarangan,teras rumah, atap rumah , ruang – ruang kosang yang terdapat di
rumah dan lain – lain.
Banyak keuntungan
yang di dapat dari pertanian perkotaan, Salah satu keuntungannya adalah
berkurangnya rantai waktu transportasi bahan pangan. Dengan demikian, bahan
pangan dapat lebih cepat sampai ke konsumen dalam kondisi yang jauh lebih
segar. Sebagaimana diketahui, sebagian besar bahan pangan harus melakukan perjalanan
yang tidak singkat untuk sampai ke para konsumennya di daerah perkotaan. Dapat
menambah penghasilan, dapat mengembangkan ilmu yang di dapat tentang pertanian,
dapat mempercantik teras. Produk – produk pertanian yang dihasilkan selain
dapat dinikmati anggota keluarga juga bisa dibagi dengan para tetangga
terdekat, jika hasilnya lumayan melimpah, tidak menutup kemungkinan dapat
dijual sehingga menghasilkan pendapatan tambahan bagi rumah tangga.
Keterbatasan lahan di perkotaan ternyata bukanlah hambatan untuk bertani.
Dengan sistem pertanian hidroponik hambatan lahan bisa diatasi dengan hasil
yang tak kalah bagusnya dengan sistem pertanian konvensiaonal.
Pertanian
perkotaan memiliki dampak secara sosial, emosional, dan ekonomi pada setiap
orang. Berbagai individu telah menyampaikan berkurangnya tingkat stress dan
meningkatnya kesehatan mental karena
memiliki kesempatan berinteraksi dengan alam melalui pekarangan ataupun kebun
yang terdapat di pertyanian perkotaan, diketahui dapat ataupun mampu
menenangkan dan memberikan tempat bagi masyarakat untuk beristirahat dikawasan
perkotaan yang padat. Banyak terdapat dokumentasi bahwa kebun atau pekarangan
yang dimiliki masyarakat meningkatkan hubungan sosial antara individu karena
meningkatnya antara masyarakat yang satu dengan yang lain dan adanya kebanggaan
tersendiri karena mampu mengembangkan pertanian di kawasanpadat penduduk atau
perkotaan. Meningkatnya kesehatan sosial masyarakat juga memiliki hubungan
terhadap berkurangnya tingkat kriminalitas pada berbagai orang, keberadaan
kebun juga merupakan kebanggan dalam hidup bertetangga. Kemmapuan suatu
individu dalam memproduksi bahan pangan sendiri juga dapat dianggap sebagai
sebuah bentuk kemandirian dan lepasnya diri dari rantai pasokan pangan yang
diatur berbagai perusahaan besar.
Adanya penerapan
pertanian perkotaan dapat membuat semua masyarakat kota juga dapat merasakan
bagaimana memperoleh bahan pangan dengan hasil tangan sendiri. Dengan ini juga
dapat membuat antara masyarakat kota dan mayarakat desa memiliki tingkat yang
sama, dalam artian juga dapat merasakan bagaimana menanan, mengolah, merawat
tanaman. Meskipun pertanian atau bertani antara perkotaan dan desa berbeda,
akan tetapi setidaknya memiiki sensasi yang sama. Penerapan pertanian perkotaan
sudah banyak dilakukan di kota – kota, selain karena keinginan sendiri, pertanian
perkotaan ini juga sudah banyak disarankan oleh pemerintah kepada masyarakatnya
untuk melakukan pertanian perkotaan. Dengan adanya pertanian perkotaan dapat
membantu kawasan perkotaan agar menjadi lebih indah, lebih ada warna, lebih
terlihat hijau karena yang kita ketahui perkotaan identik dengan asap, panas,
dan hanya ada warna – warni gedung maupun rumah. Oleh karena itu penerapan
pertanian perkotaan ini memiliki manfaat yang banyak sekali.
Berdasarkan
survey yang dilakukan pertanian perkotaan dapat diartikan sebagai suatu
pertanian yang dilakukan di kawasan padat penduduk atau perkotaan dengan
berbagai macam tujuan sesuai dengan individu yang melakukan penerapan pertanian
perkotaan, dimana pertanian perkotaan dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan
kosong (baik didepan atau dibelakang rumah), teras rumah, atap rumah dan
lain-lain. Survey ini dilakukan di Arafah Garden (Kebun Buah Tin) Jl. Sumberan,
Balas Klumprik, Kec. Wiyung, Kota Surabaya, Jawa Timur dan survey kedua
dilakukan di Jl.Tegal Mulyorejo Baru.
1.
Pemanfaatan
Lahan Kosong Guna Pembudidayaan Buah Tin
Potensi pekarangan atau lahan kosong di permukiman
perkotaan sangat tinggi untuk dikembangkan secara produktif dan mewujudkan
lingkungan binaan yang berkelanjutan. Lahan yang terbatas didaerah permukiman
perkotaan dapat dimanfaatkan dengan konsep optimalisasi pekarangan lahan baik
yang sangat sempit, sempit, sedang, luas
dan sangat luas. Konsep yang dapat digunakan ialah penanaman vertikal, wadah
tanam/pot, pergola untuk tanaman merambat dapat dikembangkan kualitasnya secara
lebih baik sehingga dapat meningkatkan estetika rumah. Pemilihan vegetasi untuk
pemberdayaan pekarangan yang dipengaruhi oleh kebutuhan dan selera pemilik
rumah atau masyarakat yang akan melakukan pertanian perkotaan. Hal yang juga
mempengaruhi ialah intensitas tangkapan sinar matahari dan pemahaman
pengelolaan dan pemeliharaan vegetasi.
Survey pertanian perkotaan yang pertama dilakukan di
Arafah Garden, yang merupakan kebun yang dikelola oleh Bapak Ridwan, dimana kebun
ini terfokus pada penanaman buah tin. Letak kebun ini berada ditengah penduduk
yang padat atau kebun tersebut dikelilingi oleh rumah – rumah. Hal ini sudah
jelas bahwa arafah garden termasuk penerapan pertanian perkotaan. Banyak alasan
yang Bapak Ridwan lontarkan tentang mengapa ia mau menerapkan pertanian perkotaan,salah
satunya adalah karena hobi. Bapak Ridwan disini memang memiliki hobi menanam, oleh
karena itu ia memiliki idea tau kreativitas untuk mengelola lahan kosong yang
berada pas di depan rumahnya. Bapak Ridwan tidak menyangka hanya dengan hobi yang
ia miliki dan lahan kosong yang ada ditengah – tengah pemukiman padat penduduk
atau rumah dapat memberikan manfaat yang besar,mulai dari dapat menyalurkan
hobi atau ilmu yang dipunyai tentang menanam, dapat memanfaatkan lahan kosong
yang ada dan juga dapat menambah penghasilan atau ekonomi keluarga. Bapak Ridwan mengatakan “ iya, sebenarnya sih hobi menanam terus karena jadi banyak akhirnya
ditanam dilahan yang ada dan kebetulan dekat dengan rumah. Jadi ya dapat
senangnya juga dapat penghasilannya “. Berdasarkan apa yang Bapak Ridwan katakan sebelum ia memanfaatkan lahan kosong yang ada, ia terlebih dahulu memanfaatkan
tempat kosong seperti teras rumah untuk memulai hobinya, dari sini penerapan
pertanian perkotaan memiliki manfaat yang sangat luar biasa ataupun memberikan efek
atau timbal balik yang baik bagi masyarakat yang menerapkan pertanian
perkotaan.
Penerapan pertanian perkotaan ini tidak selalu berjalan
dengan lancar, pasti ada kelebihan dan kekurangan atau hambatanya, pada arafah
garden ini juga terdapat hambatannya. Buah tin merupakan tanaman buah yang
membutuhkan sinar matahari yang tinggi atau membutuhkan cahaya matahari yang
full. Sedangkan dengan kondisi arafah garden ini terletak ditengah – tengah
kawasan padat rumah atau dikelilingi rumah secara otomatis cahaya matahari
tidak akan secara langsung menyinari tanaman buah tin karena cahaya mataharinya
terlebih dahulu akan menyinari rumah – rumah yang ada. Bapak Ridwan melontarkan
hambatan dari kebun yang ia kelola berada ditengah pemukiman “ kadang
mataharinya yang gak full, karena bayangan rumah. Sinar matahari ngefek banget
soalnya semua tanaman yang disini seharusnya butuh sinar matahari yang full “.
Jadi tidak seharusnya penerapan pertanian perkotaan memberikan kelebihan saja
pasti ada kekurangannya. Kurangnya asupan sinar matahari ini berdampak langsung
pada proses pertumbuhan tanaman buah tin tersebut, karena dengan kurangnya
asupan sinar matahari dapat menimbulkan adanya hama. Hama berupa ulat gerayak
yang terdapat pada bagian daun tanaman sehingga membutuhkan beberapa cara untuk
membasmi hama ulat gerayak tersebut. Pembasmian hama tersebut terdapat dua cara
yaitu, manual dan pestisida. Manual disini merupakan cara pembasmian bila hama
ulat gerayak yang ada hanya berjumlah sedikit dengan memanfaatkan kekuatan tangan
“ pites “ sedangkan, untuk pestisida digunakan pada saat dangan dalam hitungan
besar. Serangan hama ulat gerayak ini sulit diprediksi, maka dari itu Bapak Ridwan harus selalu siaga. Akan tetapi, pestisida jika bisa tidak digunakan karena
pestisida digunakan jika cara yang lain sudah tidak mempan.
Buah tin yang ditanam di arafah gaeden ini dibudidayakan
dengan penanaman menggunakan polybag, karena disesuaikan dengan lahan yang ada
dan sistem pengairannya masih tradisional yaitu menggunakan pipa untuk
menyalurkan antara satu dengan yang lain. Adanya hambatan karena kurangnya
sinar matahari. Bapak Ridwan menggunakan pupuk campuran antara pupuk kompos dengan
pupuk kandang serta perpaduan sekam yang dibakar.
Jenis buah tin yang ditanam di arafah garden ini bermacam
– macam, terdapat 100 jenis buah tin pada lahan yang Bapak Edi kelola. Namun,
dalam keseluruhan jenis buah tin yang ada terdapat kurang lebih 1000 jenis.
Perawatan yang dilakukan pada buah tin sangatlah mudah, hal ini ditunjukkan
dengan sedikitnya narasumber mengalami kegagalan dalam panen. Akan tetapi panen
atau penanaman buah tin hanya dilakukan pada musim kemarau saja, untuk dimusim
penghujan Bapak Ridwan hanya memproduksi bibitnya saja “ kalau musim hujan
kebanyakan vakum untuk buah, untuk bibit masih jalan “.
Penerapan pertanian perkotaan yang dilakukan Bapak Ridwan meskipun mengalami hambatan karena letak lahan yang dikelilingi oleh rumah
namun, hasil dari lahan tersebut bisa panen sekitar setiap 3 hari. Pemasaran
yang dilakukan menggunakan cara menjual langsung melalui online dan lokal serta
melakukan pengolahan terlebih dahulu dengan menjadikannya sebagai selai. Pada
penjualan secara langsung tanpa diolah dihargai sebesar Rp.300.000.
Survey kedua dilakukan di suatu perkampungan, survey
kedua ini dilakukan untuk membuat perbandingan antara penerapan pertanian
perkotaan disuatu lahan kosong yang dijadikan perkebunan dengan penerapan
pertanian perkotaan dengan memanfaatkan teras ruamah sebagai tempat hidroponik.
Jalanan yang biasanya terlihat sepi sekarang mulai terlihat hijau karena
dibudayakannya hidroponik, rata-rata disetiap rumah dikawasan perkampungan
tersebut sudah menerapkan pertanian perkotaan dengan sistem hidroponik. Alasan
kenapa kampung ini memilih menggunakan hidroponik adalah karena hidroponik tidak
membutuhkan media tanam yang berat atau susah (tanah) dan karena keisengan saja
atau mengisi waktu senggang atau luang dan juga karena untuk menghias teras
rumah. Penyiraman hidroponik ini menggunakan Air yang nantinya akan terus -
menerus bersirkulasi di dalam sistem dan bisa digunakan untuk keperluan lain. Proses
dalam pengendalian nutrisinya sangat mudah sehingga pemberian nutrisi bisa
lebih efisien. Sistem hidroponik ini Relatif tidak menghasilkan polusi nutrisi
ke lingkungan karena menggunakan bahan-bahan yang organik. Penanaman hidroponik
Memberikan hasil yang lebih banyak dibandingkan dengan penanaman konvensional
dan Mudah dalam memanen hasil. Media tanam dapat digunakan selama
bertahun-tahun, hal tersebut karena Bebas dari tumbuhan pengganggu/gulma. Tanamannya
juga tumbuh lebih cepat. Tempat hidroponik yang digunakan dominan menggunakan
paralon tanpa adanya penutup seperti asbes, hal tersebut karena dananya yang
mahal jika harus menggunakan penutup.
Usaha ini
selain dapat menumbuhkan nilai ekonomi dikampung tersebut, juga sebagai media
mengasah kreatifitas para warga guna mengisi waktu luang para ibu rumah tangga
untuk menggembangkan jiwa kewirausahaan dengan membuat produk yang dari hasil
hidroponik. Namun usaha ini memerlukan perawatan yang rutin setiap harinya.
Biasanya hidroponik banyak dikembangkan saat musim hujan karena melimpahnya
jumlah air tanpa harus menggambil air dari sesuatu yang penting. Usaha
ini juga tidak memerlukan tenaga terlalu besar bahkan bisa dilakukan sendiri
dan sensasi yang diterima juga lebih dapet diterima.
Hidroponik
sendiri memiliki keunggulan dalam hal Hemat tempat. Penanaman sistem
hidroponik sangat hemat tempat. Tak perlu sawah nan luas menghampar melainkan
cukup di halaman atau teras rumah sekalipun oleh karena itu hidroponik ini
sangat cocok untuk diterapkan dalam pertanian perkotaan dan rata-rata penerapan
pertanian perkotaan menggunakan sistem hidroponik. Wadah tempat menanam juga
bisa menyesuaikan dengan tempat, kebutuhan dan sesuai selera dari orang yang
akan melakukan hidroponik. Media tanam yang mudah dan murah, sebagai wadah
menanam bibit kita bisa memanfaatkan ember bekas, toples dan berbagai perkakas
yang bisa menampung tanaman dan air. Jika ingin membuatnya menjadi indah, kita
tinggal membeli wadah-wadah sesuai selera. Tetapi karena pentingnya cahaya
matahari maka usahakan menggunakan wadah-wadah yang bening agar sinar matahari
leluasa menerobos ke relung-relung tanaman. Cara ini akan memperkecil
kemungkinan tumbuhnya lumut. Terlepas dari bahaya pestisida, gangguan yang ada
berasal dari hama dan tumbuhan pengganggu lainnya. Bukan rahasia lagi,
pestisida adalah salah satu bahan yang memiliki tingkat bahaya bagi tubuh
manusia. Sistem hidroponik akan menyelamatkan kita dari ancaman banyaknya bahan
kimia yang tersebar pada tanaman. karena hidroponik bebas pestisida. Sehingga,
buangan airnya dari sistem ini juga aman dan tidak mengandung racun
membahayakan. Maka mengembangkan hidroponik dijamin akan membuat keluarga kita
menjadi jauh lebih sehat karena mengkonsumsi bahan makanan dan sayur yang
sehat. Jenis tanaman bisa disesuaikan dengan lahan yang ada seperti selada, Selada
air, sawi, mentimun, sayur-sayuran hijau, tomat, cabe. Selain menaman sayuran,
dikampung tersebut juga ditanam tanaman hias seperti mawar, melati, anggrek, dan lain-lain. Tanaman
hias ini berfungsi sebagai hal yang mempercantik lingkungan sekitar agar nyaman
dipandang.
Penerapan
pertanian perkotaan di kawasan perkampungan ini patut dicontoh, selain untuk
memanfaatkan tempat yang kosong, dapat juga membantu masyarakat untuk
menghasilkan bahan pangan sendiri yang sehat tanpa harus pergi kepasar hanya
untuk membeli sayur-sayuran dan dapat menghemat pengeluaran keluarga.
Penerapan
hidroponik di perkampungan mulai banyak diterapkan karena memiliki banyak
dampak positif. Tetapi dilain pihak, tidak semua hidroponik itu menguntungkan.
Seperti halnya modal awal kita untuk menerapkan hidroponik dapat dikatakan
cukup besar. Walaupun panen dapat dilakukan berkali-kali, tetapi pupuk yang
digunakan jika menginginkan penggunaan pupuk organik maka uang yang harus
dikeluarkan juga besar. Kebanyakan para warga kampung hanya tertarik menanam
secara hidroponik pada awalnya saja. Seletah berjalan tiga bulan keatas, banyak
warga yang mulai merasa bosan dan malas untuk merawat hidroponik. Sehingga
hidroponik ini akan terbengkalai, dan tanaman yang niatnya akan menjadi
penambah penghasilan rumah tangga saat panen nyatanya layu bahkan mati.
Pada saat tanaman
sampai pada waktu panen, biasanya tanaman ini dibeli oleh warga sekitar, akan
tetapi untuk kawasan perkampungan ini lebih banyak dikonsumsi sendiri karena di
perkampungan tersebut rata – rata setiap rumah sudah mempunyai hidroponik
sendiri. Biasanya juga hasil sayuran hidroponik ini biasanya digunakan untuk
konsumsi pribadi. Misalnya kalau selada diolah menjadi salad atau gado-gado.
Kalau sayuran sawi biasanya digunakan sebagai bahan untuk campuran mie instan
dikala hujan dan lain-lain. Dari semua hasil yang ada semua dapat dikonsumsi
untuk memenuhi rasa lapar.
Kesimpulan
Berdasarkan
survey yang dilakukan, dokumentasi yang diambil dan wawancara yang dilakukan
dapat disimpulkan bahwa pertanian perkotaan ini sudah banyak dilakukan bahkan
dikota Surabaya sendiri dan pertanian perkotaan dapat diartikan bertani
dikawasan padat penduduk atau rumah dengan memanfaatkan lahan kosong,
pekarangan, atap rumah, teras rumah yang memiliki manfaat banyak sekali baik
secara ekologi,emosional,ekonomi,spiritual atau dampak positif bagi masyarakat
untuk lebih mengenal atau berfikir bahwa bertani itu penting. Pertanian
perkotaan yang diterapkan oleh arafah garden ini sangat bermanfaat sekali bagi
sipengelola karena ia selain menyalurkan hobinya juga dapat mengahsilkan
penghasilan yang tinggi meskipun hambatan kurangnya matahari, hal tersebut
tidak menjadikan sipengelola mundur dari usahanya tersebut. Sedangkan pertanian
perkotaan yang diterapkan oleh kawasan perkampungan itu memberikan manfaat bagi
individu yang menanam dan bagi lingkungan sekitar, karena tidak hanya menanam
sayuran saja tetapi menanam bunga juga yang dimanfaatkan sebagai keindahan.
https://www.upnjatim.ac.id/
http://faperta.upnjatim.ac.id/
http://agrotek.upnjatim.ac.id/
http://ilmu.upnjatim.ac.id/
https://www.upnjatim.ac.id/
http://faperta.upnjatim.ac.id/
http://agrotek.upnjatim.ac.id/
http://ilmu.upnjatim.ac.id/





Komentar
Posting Komentar